Kecewa dengan Proses Pengisian BPD, Puluhan Warga Sumurkondang Geruduk Kantor Camat Klari

Karawang125 Dilihat
banner 468x60

Karawang | Jendela Media.com

Puluhan Warga Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mendatangi Camat Klari Jumat 21 Agustus 2026

banner 336x280

Kedatangan Puluhan Warga ini bukan tanpa alasan, mereka datang dengan membawa rasa kekecewaan atas proses dan Tahapan Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang dinilai tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah di tetapkan oleh Bupati Karawang.

Endra Wahyudin yang juga Ketua Forum Masyarakat Sumurkondang Bersatu (FMSB), menyampaikan bahwa pengisian Anggota BPD syarat dengan kepentingan kelompok tanpa memperhatikan hak-hak Demokrasi Warga Masyarakat.

” Tidak ada Sosialisasi, tidak ada pengumuman Resmi yang di pampang, terkait Tahapan Pengisian BPD, kapan pendaftaran, kapan Pelaksanaan pun kita masyarakat tidak mengetahui, malah sekarang tanpa masyarakat tau, sudah ada penetapan Keterwakilan Perempuan ” Ungkap Endra

Masih menurut Endra, bahwa saat ini malah sudah ramai, seolah olah sudah di tentukan oleh Kepala Desa bahwa orang-orang ini yang akan menjadi BPD, Sehingga kuat dugaan kami bahwa pemilihan BPD ini sudah disetting sedemikian rupa untuk kepentingan Kelompok tertentu, dan kemungkinan kepentingan dari Kepala, tanpa memperhatikan Demokrasi yang menjadi hak setiap warga masyarakat.

Sementara itu Wakil Ketua FMSB, Ridwan Anwar yang biasa di sapa Bawil, mengatakan bahwa pengisian BPD syarat Kepentingan tanpa memperhatikan Demokrasi.

” Hak Demokrasi masyarakat dalam Pengisian BPD seolah di kebiri oleh kepentingan Kelompok Kepala Desa, sehingga kami nilai prosesnya cacat hukum, dan kami pastikan jika Pihak Kecamatan tidak Tegas, kami akan melakukan aksi Besar-besaran ke Camat Klari, ini urusan hak demokrasi ” Ujar Bawil.

Di akhir wawancaranya baik Endra maupun Bawil, mereka meminta ketegasan dari Camat Klari, dan tim monitoring Pengisian BPD Desa Sumurkondang, agar membatalkan Rencana Pemilihan Anggota BPD yang akan dilaksanakan Hari Minggu, 23 Agustus 2026, jika Tetap Di gelar mereka mengancam akan mengadakan aksi di lokasi Pemilihan. (WP)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *