Akal-Akalan BBM Subsidi Dibongkar! Polda Jabar Ungkap 17 Kasus, 31 Orang Jadi Tersangka

Bandung, Kriminal8 Dilihat
banner 468x60

Bandung | Jendela Media.com

Praktik nakal penyalahgunaan BBM dan gas subsidi di wilayah Jawa Barat akhirnya terbongkar. Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Ditreskrimsus bersama jajaran Polres berhasil mengungkap belasan kasus penyalahgunaan energi subsidi selama periode Januari hingga Mei 2026. Rabu (13/05/2026).

banner 336x280

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menetapkan sebanyak 31 orang sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam berbagai modus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi demi meraup keuntungan pribadi.

Kasus yang berhasil diungkap terdiri dari enam perkara penyalahgunaan BBM subsidi dan 11 kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi. Operasi ini dilakukan di sejumlah daerah seperti Bogor, Karawang, Sumedang, Sukabumi, Indramayu, Kabupaten Bandung, Cimahi, hingga Cirebon.

Kabid Humas Hendra Rochmawan mengatakan langkah tegas ini dilakukan untuk menjaga agar distribusi subsidi pemerintah benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, praktik penimbunan dan penjualan ilegal BBM subsidi sangat merugikan negara sekaligus bikin masyarakat kecil makin sulit mendapatkan haknya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Wirdhanto Hadicaksono membeberkan bahwa polisi berhasil menyita ribuan liter BBM dan ribuan tabung gas dari tangan para pelaku.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

  • 10.800 liter solar subsidi
  • 472 liter pertalite
  • 3.206 tabung LPG berbagai ukuran

Selain itu, polisi juga menyita 18 kendaraan operasional, beberapa telepon genggam, hingga puluhan pelat nomor kendaraan palsu yang diduga dipakai untuk mengelabui petugas saat melakukan pengisian BBM subsidi.

Bahkan, aparat menemukan sejumlah alat tambahan seperti timbangan, alat suntik, hingga freezer yang diduga dipakai untuk mendukung aksi ilegal tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku menjalankan berbagai modus, mulai dari penimbunan, pengalihan BBM subsidi ke sektor industri, sampai menjual kembali gas subsidi dengan harga lebih mahal.

Saat ini sebagian kasus masih terus dikembangkan untuk membongkar kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar. Sementara beberapa perkara lainnya sudah masuk tahap pelimpahan ke kejaksaan.

Polda Jabar juga mengajak masyarakat supaya tidak diam jika menemukan praktik penyelewengan BBM atau LPG subsidi di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor agar distribusi subsidi tetap aman dan tepat sasaran. (Nawa)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *