Tasikmalaya | Jendela Media.com
Perjuangan Nasabah Proritas Bank Mandiri KCP Tasikmalaya mempertanyakan dana talang 6,85M belom ada kejelasan.
Melva Purba di dampingi suami Syeh Armin Ujung diantar ratusan masyarakat dari Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia ( HIPSI ) Tasikmalaya mendatangi Kantor Bank Mandiri KCP Tasikmalaya Jln. Sutisna senjaya kota Tasikmalaya selasa 20 Oktober 2026.
Awalnya kedatangan Nasabah Proritas tersebut berjalan tertib karena dikawal Kepolisian.
Namun karena belom ada tanggapan serius dari pihak Bank Mandiri KCP Tasikmalaya emosi massa tidak dapat terbendung dan hampir terjadi keos.
Syeh Armin Ujung menyampaikan bahwa perjuangan dia dan istrinya dalam mempertanyakan dana mereka sudah tujuh bulan berlalu.
Ini uang kami yang akan kami ambil kembali, kenapa harus dipersulit ,” Kata Armin Ujung.
Dalam pertemuan di Kantor Bank Mandiri tidak ada titik jelas bahkan satu pun pejabat teras yang mau menerima, dengan di mediasi Wakapolres Tasikmalaya Melva Purba dan seluruh massa di arahkan ke kantor OJK Jln KH Mustofa kota Tasikmalaya.
Menurut Syeh Armin Ujung, Awalnya Kepala Unit Bank Mandiri Cikurubuk dan Wakil Kepala Cabang Tasikmalaya mengajukan program dana talang, sehingga Melva Purba sang istri berminat berinvestasi 6,85M.
“Permintaan saya sederhana, kembalikan uang investasi kami secara utuh,” Tambah Armin Ujung.
Dia mengajak lapisan masyarakat agar selektif dalam memilih Bank mitra , dan berharap seluruh masyarakat memboikot Bank Mandiri. (Rilis/WP)








