Bogor | Jendela Media.com
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (7/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.42 WIB. Gempa tersebut sempat dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah Bogor hingga daerah perbatasan Sukabumi dan Cianjur.
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 6,71 Lintang Selatan dan 106,70 Bujur Timur, dengan pusat gempa berada di darat sekitar 17 kilometer barat daya Kota Bogor dan memiliki kedalaman 10 kilometer.
BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal. Hingga saat ini, gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di daratan.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan dengan intensitas III MMI di wilayah Pamijahan, Leuwiliang, Ciomas, Cigombong, dan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sementara di wilayah Cicurug, Kabupaten Sukabumi, serta Cipanas, Kabupaten Cianjur, getaran dirasakan pada skala II–III MMI, di mana getaran dapat dirasakan oleh sebagian orang di dalam rumah dan benda-benda ringan bergoyang.
Sejumlah warga mengaku sempat terbangun akibat getaran yang berlangsung beberapa detik. Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut. Aparat bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun hingga saat ini belum ada laporan aktivitas susulan yang signifikan.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan bangunan atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. (Nawa)














